Kembali Program Era ESP

Sarimuda Janji Berantas Kemiskinan

PALEMBANG, SuaraSumselNews- KAMPANYE akbar pasangan yang diusung Partai NasDEM, Gerindra, dan PKS ini dihadiri banyak tokoh. Diantaranya, Ketua Umum Partai NasDEM,Surya Paloh, H Syahrial Oesman, H Eddy Santana Putra. Juga dari DPP Gerindra dan Ketua DPD Partai Gerindra Aswari Rivai, DPP PKS dan DPW PKS Sumsel, Partai Berkarya, Partai PKPI, serta ormas-ormas lainnya.

Kampanye akbar ini juga dimeriahkan grup band Radja dan artis-artis dangdut Ibukota di pelataran BKB, Minggu kemarin (6/5). Tingginya angka kemiskinan dan pengangguran di Kota Palembang, membuat prihatin Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang, Sarimuda — Kgs Abdul Rozak MSc prihatin.

Oleh sebab itu, mereka berkomitmen mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran. Juga Sarimuda menyampaikan orasinya, dia sangat prihatin, di Kota Palembang, angka kemiskinan mencapai 880.000 orang dan pengangguran lebih dari 100.000 orang. “Kami akan basmi kemiskinan dan pengangguran di Kota Palembang,” tekadnya.

Katanya, untuk laksanakan hal tersebut dibutuhkan keseriusan dan kerja keras, serta pengalaman yang mumpuni di pemerintahan. Sebab itu dirinya mendirikan Forum Amal Kemanusiaan (Fakem) Palembang Darussalam sejak 2005, telah membuat program kerja yang berpihak untuk rakyat.

“Caranya dengan meningkatkan ekonomi rakyat, pelatihan ekonomi, berikan modal usaha, juga memberikan tempat usaha. Pedagang Kaki Lima (PKL) jangan digusur, tapi ditata. Kami yakin dalam dua tahun dapat menuntaskan kemiskinan dan pengangguran,” tegasnya.

Sarimuda juga memastikan pelayanan air bersih melalui PDAM Tirta Musi, Transmusi, jalan rusak, banjir, pasar tradisional, juga akan dikembalikan menjadi baik seperti zaman Walikota Ir H Eddy Santana Putra.

Sarimuda menuturkan,  kerap mendapat pengaduan masyarakat tentang sekolah dan berobat yang tidak lagi gratis. Maka dirinya akan mengambil sikap tegas. “Sekolah harus gratis, kalau ada yang bayar, pejabatnya saya pecat. Berobat juga akan gratis, tidak perlu banyak kartu, cukup tunjukkan KTP harus dapat dilayani di Puskesmas dan Rumah Sakit,” bebernya.

Ditambahkanya, dirinya akan memberikan insentif kepada ketua RT, RW, honorer di Pemkot Palembang, serta Guru Ngaji. “Insentif ketua RT sekarang hanya Rp 300 ribu, nanti dinaikkan jadi Rp 600 ribu. Pasukan Kuning (kebersihan) dan honorer sekarang dibayar Rp 300 ribu, menjadi UMR sekitar Rp 2,4 juta. Guru Ngaji juga akan dapat honor,” kilahnya.

Juga sebelumnya, Eddy Santana Putra (ESP) beroarasi rasi dengan menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi Kota Palembang saat ini. “Zaman saya dulu air bersih bagus, sekolah dan berobat gratis, Transmusi juga berjalan. Semuanya harus dilanjutkan. Dan saya yakin H Sarimuda-H Abdul Rozak dapat lebih baik lagi. Beliau ini dizalimi pada Pilkada 2013 lalu, sudah menang tapi dikalahkan MK. Kita bela orang terzalimi dan memang memiliki kemampuan membangun Palembang,” tuturnya.

Ketum Nasedem, Surya Paloh yang datang secara khusus dari Jakarta memang telah memerhatikan kemampuan dan kelayakan H Sarimuda-H Abdul Rozak untuk memimpin Kota Palembang.

“Kemampuannya telah saya pahami, dengarkan pikirannya, tutur bahasanya. Terpenting lagi saya melihat keikhlasan, kejujuran, serta semangat untuk membangun Kota Palembang, kata Surya Paloh. (*)

laporan ; winarni

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar