oleh

Pemuda Lahat Kutuk Trump

LAHAT, SuaraSumselNews SEDIKITNYA puluhan pemuda yang tergabung dari berbagai ormas di Bumi Seganti Setungguan menggelar aksi bela Palestina di Simpang Empat Lampu Merah Kota Lahat, Rabu kemarin.

Aksi tersebut sebagai solidaritas kepada rakyat Palestina. Hal itu dilakukan dengan pernyatan kontrofersial Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyatakan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Aksi dimulai dengan long march, dimana para pemuda Lahat itu menyuarakan agar Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang mengatakan Yerusalem sebagai ibu Kota Israel dapat mencabut penyataan tersebut.

Menurut koordinator lapangan, Andi Irawan SPd mengatakan pernyataaan Trump telah menyakiti hati umat muslim di Indonesia yang menginginkan terjadinya kedamaian di Timur Tengah. Menurutnya pengakuan sepihak tak bisa diterima. Dia berharap negara-negara muslim bersatu menolak rencana pemindahan Kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem.

“Kami menentang pernyataan Donald Trump. Dia yang menyatakan Yerusalem adalah Ibu Kota Israel. Kami tidak bisa menerima itu. Palestina sedang menderita ditambah lagi dengan pernyataan Donald Trump ini sangat menyakiti kami,” tuturnya.

Selain mengkritik Trump, peserta aksi juga mengecam agresi militer Israel yang semakin meningkat pasca pernyataan Trump. Para pemuda yang tergabung dalam ormas pemuda Kabupaten Lahat, mengutuk kekerasan yang dilakukan Israel kepada warga Palestina.

Mereka berharap Palestina segera memperoleh kemerdekaannya. Sementara sebagian masa mengibarkan bendera Merah Putih dan bendera Palestina bersamaan. Sebagai bentuk solidaritas dan dukungan warga Indonesia untuk kemerdekaan Palestina. (*)

 

liputan : agung purnomo
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed