oleh

TP-PKK Ogan Ilir Apresiasi Produksi Sabun Kecantikan

MSDI Kerjasama dengan Fak MIPA Unsri

INDRALAYA, SuaraSumselNews | BERTEMPAT di Kantor PKK Kabupaten Ogan Ilir, Jum’at (26/3) dilaksanakan paparan cara produksi sabun kecantikan berbahan baku minyak kelapa murni.
Dr Zainal Fanani, MSi tim pembina produksi sabun kecantikan Fakultas MIPA Unsri bersama timnya kerja sama dengan Ormas Islam Majelis Silaturahim dan Dakwah Islam (MSDI) Ogan Ilir.

Kegiatan ini langsung melakukan paparan di depan ibu Ketua PKK Kabupaten Ogan Ilir, Mikhailia Tikha Alamsjah dan anggota. Melihat manfaat positif produksi sabun kecantikan berbahan baku minyak murni ini, Ketua PKK Ogan Ilir menyambut positif untuk melibatkan ibu-ibu PKK Ogan Ilir, baik sebagai konsumen maupun distributor pemasaran sabun kecantikan berbahan baku minyak ini.

Ketua TP PKK Ogan Ilir, Mikhailia, secara luas mendapatkan penjelasan tata cara pembuatan dan segala bentuk perijinan dari pengelolaan hingga pemasaran.
Dijelaskan Dr Zainal Fanani, sabun kecantikan berbahan baku minyak murni ini diberi nama SANJO, kini bekerja sama dengan Ormas Islam MSDI OI, telah lengkap memiliki legalitas perizinan, kecuali rekomendasi BPPOM Nasional yang sedang dalam proses finalisasi, bahkan beberapa sertifikat pengakuan juga di sandang nya.

Terkait belum tuntasnya mendapatkan rekomendasi BPPOM ini, ibu Mikhailia, Ketua TP PKK Ogan Ilir berjanji membantu mengusahakan percepatan diterimanya rekomendasi BPPOM.

Dikatakan Ketua PKK Ogan Ilir, dirinya optimis ketika usaha produksi sabun kecantikan berbahan baku minyak murni telah berjalan. Pastinya seluruh anggota PKK Kabupaten Ogan Ilir hingga ketingkat desa akan mempergunakannya menjadi alternatif sabun kecantikan berharga mahal, beralih ke sabun kecantikan berbahan baku minyak murni ini. Dengan harga terjangkau, namun tidak kalah kualitasnya.

Nantinya sabun kecantikan berbahan baku minyak murni, Sanjo ini hasil produksinya bukan hanya dipasarkan secara lokal dan Nasional, tetapi juga dapat di pasarkan secara international. Ini bukan isapan jempol, tetapi telah terbukti adanya sertifikat pengakuan dari negara luar, diantaranya Inggris dan Jerman. (*)
laporan : gusti ali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed