oleh

Sekolah di 9 Kecamatan Banyuasin Diminta Laksanakan Belajar Daring

Terkait Zona Merah Covid-19

BANYUASIN, SuaraSumselnews | PENETAPAN Kabupaten Banyuasin masuk dalam zona merah, membuat kegiatan sekolah tatap muka di sembilan kecamatan harus dihentikan.

Sekolah yang ada di sembilan kecamatan yakni Banyuasin I, Banyuasin III, Rambutan, Talang Kelapa, Sembawa, Suak Tapeh, Air Kumbang, Betung dan Tungkal Ilir diminta untuk melakukan proses belajar secara daring.

“Kebijakan ini diambil, untuk menyikapi rilis Satgas Covid19 Pusat yang menyatakan Banyuasin zona merah sehingga dilakukan proses belajar jarang jauh,” ujar Kadis Dikbud Banyuasin Aminudin, Minggu (25/7)

Kebijakan ini diambil, berdasarkan laporan dari Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin pada rapat bersama yang dilaksanakan bersama Bupati Banyuasin dan unsur OPD.

BACA JUGA:  Kemendagri Ingatkan BUMD Waspadai dan Mitigasi Risiko Pada 7 Sektor

Karena, untuk enam kecamatan yakni Talang Kelapa, Rambuatan Banyuasin I, Banyuasin III, Betung dan Tungkal Ilir mengalami peningkatan masyarakat yang terpapar Covid19. Sehingga, diambil kebijakan untuk enam kecamatan tersebut untuk melakukan proses belajar secara daring.

Sedangkan tiga kecamatan lain dari sembilan kecamatan yakni Suak Tapeh, Sembawa, dan Air Kumbang, karena berbatasan langsung dengan enam kecamatan yang mengalami peningkatan sehingga juga dilakukan proses belajar secara daring.

“Kalau kecamatan ini sudah kembali oranye atau kuning, maka akan dikeluarkan instruksi memperbolehkan proses belajar tatap muka terbatas. Agar tidak menjadi klaster penyebaran, kami mengambil kebijakan sembilan dari 21 kecamatan di Kabupaten Banyuasin terpaksa melakukan proses belajar secar daring,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Bila tak Berubah, Flyover Sekip Ujung Mulai Bangun

Kabupaten Banyuasin yang ditetapkan masuk zona merah sejak tanggal 12 Juli lalu, karena adanya peningkatan kasus Covid19. Namun, secara karakteristik wilayah Kabupaten Banyuasin yang dari 21 kecamatan, tidak semuanya banyak masyarakat yang terpapar Covid19.

Bahkan, ada beberapa kecamatan yang terletak di wilayah perairan masih di zona hijau. Karena masih zona hijau, sekolah-sekolah ini tetap melaksanakan proses belajar secara tatap muka terbatas. (sp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait