oleh

PUBM Sumsel Bersihkan Areal Terkena Pembebasan Fly Over

PALEMBANG, SuaraSumselNews | DINAS PU Bina Marga dan Tata Ruang Sumsel mulai bersih-bersih pohon dan sejumlah plang yang terkena pembebasan lahan Fly Over Sekip Palembang di beberapa titik di Jalan R Sukamto Palembang, Jumat (24/9).

Salah satu lokasi yang terkena pembebasan lahan yakni halaman depan Venues Club di Jalan R Sukamto Palembang.

Terlihat, petugas Satpol PP Sumsel bersama para pekerja mulai menebang pohon dan memotong plang salah satu tempat nongkrong ternama di kota Palembang tersebut.

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Sumsel, Darma Budhy mengatakan pihaknya mulai melakukan pembersihan dan pembongkaran terhadap pohon serta sarana lainnya yang terkena pembebasan lahan Fly Over Sekip Palembang.

BACA JUGA:  Gubernur Sumsel Pesimis Kekebalan Komunal Awal Tahun 2022 Tercapai

Sejumlah sarana yang terkena pembebasan lahan tersebut direncanakan pemiliknya akan dipasang kembali, dan dilakukan pemasangan ke belakang lokasi awal.

“Taman, pohon termasuk plang venues ini kita bersihkan karena lahannya sudah kita bebaskan,” katanya.

Budhy menjelaskan, pihaknya secara paralel melakukan pembersihan terhadap lahan yang sudah dibebaskan. Pohon-pohon yang sudah ditebang tersebut selanjutnya bakal dibangun kembali setelah jembatan layang itu rampung dibangun.

“Setelah Fly Over jadi nanti pasti akan kita tanami lagi pohonnya. Pohon dan taman ini sangat diperlukan untuk penghijauan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, pembayaran pembebasan lahan pembangunan fly over simpang sekip Palembang tahap II sebanyak 20 persil sudah dilakukan pada, Kamis (9/9). Dalam pembayaran tahap kedua ini terhadap 20 persil lahan tersebut pihaknya melakukan pembayaran dengan nilai Rp 12,7 miliar.

BACA JUGA:  Bupati Lahat dan Pangdam II Latihan Menembak Bersama

Pemprov Sumsel sendiri menyiapkan dana sebesar Rp 56 miliar dari total Rp 80 miliar dengan total 88 persil. Sementara sisa Rp 24 miliar ditanggung oleh Pemkot Palembang.

“Ditahap satu kemarin kita membayar 16 persil sebesar Rp 9,8 miliar. Dan sisanya tahap ketiga ini kita akan segera kita bayarkan. Jika masalah lahan selesai, maka akan segera dikejar pembangunannya,” papat Budhy. (sp)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait