Lubuklinggau

Anggaran Terbatas, Listrik Menunggak

  • Warga Lapas Linggau Dibina Ala Pesantren

LUBUKLINGGAU, SuaraSumselNews- LEMBAGA Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Lubuklinggau akan tonjolkan nuansa Islami dalam membina warga binaan. Bila perlu Lapas akan seperti pesantren. Maksudnya agar warga binaan dapat tobat dan berbuat baik, setelah keluar dari Lapas.

Kepada media ini kemarin, Kepala Lapas IIA Lubuklinggau, Imam Purwanto  mengatakan, pihaknya akan mewujudkan Lapas disini lebih Islami. ‘’Kesepakatan ini dilakukan dengan Kanwil KemenkumHAM dengan Pemkot dan stake holder melalui MoU. Kesepakatan tersebut dilaksanakan, Selasa (30/1) di Aula Lapas Kelas IIA Lubuklinggau,’’ kata Imam.

Dijelaskannya, mengapa pihaknya adakan penandatanganan kesepakatan tersebut? Hal itu karena pihaknya sangat butuhkan bantuan dari berbagai pihak untuk memenuhi kebutuhan dalam melakukan pembinaan warga disini.

Anggaran kita terbatas, saat ini saja, kita masih nunggak listrik dua bulan. Selain itu juga terkendala aliran PDAM yang tidak lancar. Ditambah butuhkan bantuan obat-obatan. ‘’Makanya semua pihak, ikut tanda tangan. Kedepannya diharapkan turut membantu,” ujar Imam dengan serius.

Hal senada juga diungkapkan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham), DR Sudirman menambahkan, dia sangat prihatin, kondisi dalam Lapas. Tanpa terkecuali semua Lapas, masalahnya nyaris sama.

“Ya, bagaimana mampu memanusiakan manusia, jika sarana prasarana di Lapas ini tak memadai. Ya, perlu kerjasama dari berbagai pihak. Mungkin dengan bersama kita mampu wujudkan,’’ harap dia.

‘’Seharusnya, ruang block Lapas sudah ditambah, karena telah overload. “Kapasitas ruangan saat hanya 500 orang. Sementara kini  penghuninya hampir mencapai angka 1.000 orang,’’ paparnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar menegaskan, Pemkot Lubuklinggau telah menghibahkan dana Rp 500 juta untuk renovasi dan peningkatan Sarpras di Lapas. “Kita terus berupaya guna membantu. Termasuk membantu Lapas dalam mewujudkan program kerjanya,” tutupnya.(*)

liputan : marzuki
Print Friendly, PDF & Email