oleh

Gapki Sumsel Gelar Vaksinasi Massal

PALEMBANG, SuaraSumselNews | DALAM upaya membantu pemerintah meningkatkan kekebalan vaksinasi kelompok, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki Sumatra Selatan menggelar vaksinasi untuk masyarakat perkebunan dan desa-desa

Ketua Gapki Sumsel, Alex Sugiarto mengatakan, ini merupakan gerakan Nasional vaksinasi untuk masyarakat perkebunan dan desa-desa produktif yang di bawah naungan Gapki. “Kegiatan ini merupakan program GAPKI Peduli,” kata Alex, kemarin.

Menurutnya, di masa pandemi Gapki berupaya menudukung pemerintah untuk melakukan percepatan vaksinasi bagi masyarakat di perkebunan dan desa-desa produktif.

“Kelapa sawit adanya di desa, artinya kita membantu pemerintah mempercepat sampai desa. Karena sejauh ini vaksinasi banyak dilakukan di kota hingga kecamatan, Untuk itu kami berupaya membantu vaksinasi sampai ke desa-desa,” katanya.

BACA JUGA:  DPRD Sumsel Sampaikan Pandangan Umum Raperda Perubahan APBD 2021

Alex menjelaskan vaksinasi ini berkolaborasi dan bekerja sama dengan Polda Sumsel. Ditahap awal, vaksinasi diberikan sebanyak 1.100 dosis.

“Untuk yang sudah terdata saat ini ada 80 ribu dan data ini masuknya
bertahap. Sembari berjalannya vaksinasi pendataan juga terus dilakukanbsampai semua masyarakat di perkebunan dan desa-desa produktif tervaksin,” katanya.

Sementara, Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengatakan, pelaksanaan vaksinasi yang diinisiasi oleh Gapki merupakan bentuk dukungan untuk percepatan target program vaksinasi di Sumsel.

“Kita apresiasi langkah yang dilakukan ini. Inisiatif untuk melaksanakan vaksinasi bagi masyarakat ini tentu dapat mendorong percepatan pencapaian target vaksinasi di Sumsel,” kata Mawardi.

Menurutnya, kesadaran masyarakat saat ini untuk melakukan vaksinasi sudah cukup tinggi. Hal tersebut juga tentunya harus didukung dengan kerja sama semua pihak untuk memfasilitasi pemberian vaksinasi tersebut.

BACA JUGA:  Sungai Tawar tak Akan Lagi Kumuh dan Banjir

“Saat ini vaksinasi di Sumsel sudah mencapai 26,29%. Ini harus terus
ditingkatkan. Mudah-mudahan bukan hanya Gapki yang mengadakan kegiatan
vaksinasi seperti ini, bisa dari pengusaha karet, atau pengusaha lainnya,” urainya.

Ia menuturkan selain divaksin, juga perlu diperhatikan pola hidup masyarakat yang harus dirubah dengan cara menerapkan prokes seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tanggan dengan sabun serta mengurangi mobilitas. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait