oleh

‘Bupati Minta Sat Pol PP Tangkap ASN Kelayapan’

LAHAT, SuaraSumselNews | SETELAH dinyatakannya Lahat Zona Merah dalam penularan Covid –19, sejumlah instansi bergerak cepat, tak terkecuali kepala daerah Kabupaten Lahat.

Jauh sebelumnya, apabila tindakan tegas sudah berlakukan, rasanya jauh dari kata Lahat Zona Merah. Tapi, sayang nasi telah menjadi bubur dan tidak mungkin pemerintah bisa memutar ulang waktu tersebut.

Bertempat dihalaman Pemerintah Kabupaten Lahat, Selasa (15/9) sekitar pukul 09.30 WIB Bupati Lahat Cik Ujang SH langsung memimpin apel pengarahan dan razia penegakan disiplin protokol kesehatan Covid –19.

Turut hadir dalam apel pengarahan dan razia penegakan disiplin Prokes atau Covid 19 diantaranya, Bupati Lahat Cik Ujang SH, Kapolres Lahat AKBP Gusti Hartono SIK, Kabag Ops Polres Lahat, Mewakili danramil 405-12 Lahat Pelda Soli, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat Ir.H.Ali Afandi MM, Kasat Pol-PP dan Damkar Lahat Fauzan Choiri Denin AP MM.

Saat apel, Cik Ujang mengingatkan, kepada puluhan anggota gabungan agar dapat melaksanakan tugas dengan maksimal untuk masyarakat Kabupaten Lahat. Harus memutuskan mata rantai penyebaran Covid –19. Harus didukung oleh semua lapisan masyarakat yang ada.

“Mari kita bergandeng tangan Kodim 0405 Lahat, Polres Lahat, Pemda Lahat, berjuang memutuskan mata rantai virus tersebut. Agar masyarakat Kabupaten Lahat dapat terhindar dari Pandemi atau Covid 19 ini,” ajak Cik Ujang.

Tidak sampai disitu saja, Bupati Lahat juga berharap dengan kegiatan penengakan disiplin protokol kesehatan ini, semoga Kabupaten Lahat tingkat penularan virus corona atau Covid -19 dapat menurun.

“Apabila Prokes yang dijalankan saat ini, dan masih menetapkan Lahat Zona Merah maka tindakan terakhir seperti acara hajadtan dan pernikahan kita tiadakan. Pemkab Lahat akan meminta bantuan Kodim 0405 Lahat dan Polres Lahat. dan semua ini dikarenkan kurang patuhnya warga Lahat dengan Protokol Kesehatan,” tambahnya.

Satu lagi, Cik Ujang berpesan kepada puluhan tim gabungan, apabila dalam pelaksanaan razia dan mendapati oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Lahat yang berkeluyuran ditempat umum masih jam dinas tolong diamankan, serta dicatat identitasnya.

“Tim agar dapat mencatat identitas oknum ASN yang berkeluyuran pada saat jam kerja berlangsung, dan dapat dilaporkan kepada saya,” pinta Bupati Lahat ini.

Apel pengarahan Bupati Lahat selesai dan di lanjutkan pembagian tempat razia. Mulai didepan Gedung Olahraga (GOR) Lahat, Jl Haji Burlian, depan Balaiyasa Jl Inspiktur Yazid, dan Kelurahan Pasar Lama, Jl Mayor Ruslan Kecamatan Lahat.

Terpantau dilapangan yang terlibat razia 17 personil TNI anggota Kodim 0405 Lahat, 20 personil anggota Polres Lahat, 40 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat-Pol-PP) Pemkab Lahat, 10 personil BPBD Lahat, dan 10 personil Dishub Kabupaten Lahat. Catatan razia dilaksanakan secara berjalan kaki swiping mencari warga yang masih melanggar Prokes.

Digelarnya kegiatan Operasu Yustisi terkait Prokes Covid 19, di Kabupaten Lahat dilakukan bertujuan untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus Corona dengan mengikuti aturan dan anjuran pemerintah melalui Operasi ini agar tim Gugus Covid–19 dapat memberikan tegoran dan penindakan sosial kepada pengunjung Pasar dan penjual yang belum sadar mengikuti prokes terutama tidak memakai masker. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed