oleh

Pembuat Video Youtobe, Banyak Ditangkap Polisi

Sekolah Youtuber 15 Kabupaten/Kota di Sumsel

 

PALEMBANG, SuaraSumselNews | KEPALA Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumsel di 15 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan (Sumsel), dalam waktu dekat akan memberikan pendidikan kepada semua Youtuber di Bumi Sriwijaya.

Orang nomor satu di Kantor Kakanwil Kemenag Sumsel, Al-Fajri Zabidi, meminta kepada seluruh kantor 15 Kabupten/Kota di Sumsel untuk memberikan pendidikan kepada semua Youtuber di Sumsel agar mampu menghasilkan karya yang mendidik dan tidak serampangan dalam membuat dan mengisi kontenndalam video youtube.

Dihimbau kepada semua jajaran Kementerian Agama (Kemenag) di 15 Kabupaten/Kota di Sumsel untuk turut serta dan ambil bagian dalam hal memberikan pendidikan.

Karena, akhir-akhir ini, banyak masyarakat membuat konten video YouTube. Tapi saya sedih, karena ada sekelompok anak-anak muda diringkus polisi karena membuat video dengan cara sembarangan.

“Kita sedih karena akan banyak anak muda yang akan ditangkap jika dibiarkan begitu saja membuat konten video menimbulkan perpecahan,” tuturnya, Senin kemarin (3/8)

“Beberapa orang pembuat video Youtube ditangkap polisi karena melanggar hukum lantaran membuat konten video dengan cara sembarangan. Kalau melanggar hukum, pasti akan berurusan dengan pihak kepolisian,” jelasnya.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan ke depan, Fajri meminta seluruh lapisan masyarakat di 15 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan untuk turut ambil bagian. “Bisa berkoordinasi sama Forkompinda, MUI, KUA Kecamatan, dan instansi terkait karena ini adalah sikap terbaik,” katanya, lagi.

Dia meminta agar secepatnya pendidikan diberikan kepada masyarakat. Jangan sampai teknologi dimanfaatkan dengan cara diisi dengan hal-hal yang menimbulkan perpecahan.

“Kreatif bagus, biasanya semakin banyak ide yang dilahirkan akan semakin mendidik dan itu baik. Kalau karya yang dihasilkan bagus, kita semua pasti akan mengapresiasi,” tutupnya. (*)

laporan ; adeni

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed