oleh

Meski Covid-19, Banyuasin Fokus Ketersediaan Stok Beras Daerah

Gubernur Minta Seluruh Dinas Bersatu

 

BANYUASIN, SuaraSumselNews | VIRUS Covid 19 tak bisa prediksi kapan selesainya. Sehingga Gubernur Sumsel Herman Deru meminta Bupati Banyuasin Askolani tetap fokus terhadap ketersediaan pangan.

“Kapan dia [Covid-19] datang dan kapan akan berakhir, ntah kita tidak tahu. Oleh sebab itu jangan sampai lengah, apalagi Banyuasin termasuk lumbung pangan Sumsel. Jangan sampai kebablasan sehingga rakyat jadi kelaparan,” katanya saat mengunjungi Posko Pangan dan Posko Penanganan COVID-19 di  Kabupaten Banyuasin didampingi Bupati Banyuasin Askolani, Wakil Bupati Banyuasin H Slamet, dan Kapolres Banyuasin AKBP Danny Sianipar. Juga
beserta Kepala BPBD Kesabangpol Banyuasin dan Kepala Dinas Sosial Banyuasin di posko pangan Gedung Sedulang Setudung, Sabtu kemarin [25/4)].

Gubernur juga minta seluruh Dinas bersatu padu menangani wabah ini, hidupkan semua media terutama media sosial guna mensosialisasikan bahaya dan pencegahan COVID-19.

Selama ini  menurutnya di Banyuasin hanya Bupati, Wakil Bupati dan TP-PKK Banyuasin yang gencar mensosialisasikan di media sosial maupun di media tentang bahaya COVID-19. “Kedepan semua dinas harus ikut ambil bagian dalam sosialisasi,” imbaunya.

Dia menambahkan  ke depan Pemkab Banyuasin harus lebih perketat dan lebih serius dalam mendata Orang Dalam Pengawasan (ODP). Karena yang bahaya itu dan cepat menular itu Orang Terinfeksi Tanpa Gejala (OTG).
Oleh sebab itu Bupati dan Wakil Bupati, ujar Gubernur tidak dapat bekerja sendiri, seluruh OPD harus bersinergi dalam penanganan kasus ini.

“Soal bantuan saya minta di umumkan di khalayak banyak berapa besaran dan apa saja yang kalian bantukan sama masyarakat. Jangan sampai ada oknum yang mengambil kesempatan di tengah wabah ini untuk mencari ke untungan. Seperti yang telah terjadi di wilayahnya Sumsel ini,” tegasnya.

Bupati Banyuasin  Askolani menjelaskan Banyuasin siap menjaga stok beras sebanyak 200 ton guna mengantisipasi kelangkaan pangan.
Dia menyebutkan Banyuasin sudah menyediakan gabah kering dan beras, mengingat di wilayah Kabupaten ada 9 Kecamatan

Selain itu terkait pencegahan COVID-19, dia juga telah memerintahkan Dishub untuk melakukan razia setiap kendaraan yang akan melintas, hanya yang berkepentingan khusus yang dapat melintas.

“Mulai hari Senin [27/4/2020] semua gerbang Banyuasin ditutup, setiap kendaraan akan diperiksa,”paparnya (*)

laporan ; temi/kominfo

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed