oleh

Dinkes OKI Kontak Tracing

Terkait Status INW Diduga Positif Covid-19

KAYUAGUNG, SuaraSumselNews – GUGUS Tugas Covid 19 Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menerima informasi berupa gambaran tentang kondisi situasi penyebaran Covid 19.

Ada satu orang terkonfirmasi. Hal ini dilakukan sesuai surat yang dilayangkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan (Sumsel).

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Iwan Setiawan, MKes menuturkan, perihal hasil laboratorium berdasarkan hasil pemeriksaan BBLK Palembang berinisial INW.

“Positif Covid-19, yang bersangkutan berdomisili di Kecamatan Teluk Gelam Kabupaten OKI,” bebernya, Rabu, (1/4).

Catatan perjalanan beliau mengungkap ternyata dia pernah ke Bali pada 5-8 Maret, 11-14 Maret ke Jakarta , 17 Maret ke Palembang, 18-21 Maret ke Lampung.

Yang bersangkutan bisa dipastikan saat ini dalam pengawasan per 31 Maret 2020. Kondisinya masih lemas dan pusing tapi tekanan darahnya normal, suhu badan terdeteksi 35 derajat celcius, tapi nafsu makan masih baik.

Hari ini kondisi suhu badan yang bersangkutan sudah 36 derajat Celcius. Kondisi yang bersangkutan sudah mulai membaik dalam hal ini pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir sedang melakukan kontak tracing.

Perlu untuk diketahui, bahwa ketika status PDP tim kesehatan secara berjenjang Puskesmas dan jaringan melaksanakan pendataan. Ketika hasil negatif maka tidak ditindakklanjuti tapi tetap akan dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.

Ketika hasil pemeriksaan PDP ternyata terkonfirmasi maka data kontak tracing tersebut segera ditindaklanjuti. Menidaklanjuti kondisi kontak dengan pasien minimal 7 hari sebelum adanya keluhan.

Dinas Kesehatan melaksanakan kontak stressing setelah pendataan kemudian kunjungan memastikan kondisi yang pernah terpapar sehat atau ada keluhan dan setiap yang telah terkontak maka dengan tegas untuk mengisolasi diri secara mandiri.

Kalau ada keluhan segera menghubungi petugas kesehatan setempat agar supaya bisa mendapat pelayanan standar dan rujukan yang diperlukan. (*)

reporter : adeni andriadi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed