oleh

Peralatan Rumah Dinas Bupati Masuk Anggaran

Kabag Umum Banyuasin Membantah !

 

PANGKALAN BALAI, SuaraSumselNews – SEMPAT menjadi sorotan dan perhatian dari warga Kabupaten Banyuasin. Apa penyebabnya? Karena ada dugaan pengadaan alat-alat rumah tangga rumah dinas bupati berupa sendok, piring dan sejenisnya terus dianggarkan melalui APBD untuk tahun selanjutnya.

Ironisnya lagi bahwa pada tahun anggaran 2019 hal itu sudah dianggarkan. Toh untuk tahun anggaran 2020 kembali dianggarkan dengan alat-alat jenis yang sama. Disinilah yang menjadi perhatian, dan kenapa seperti itu bisa terjadi.

Isu-isu seperti ini  sepertinya terus berlanjut dan menjadi perhatian berbagai pihak. Kok berani-beraninya oknum pejabat  di bidang ini melakukan aksinya. ‘’Kita sebagai warga terus memantau. Bila benar adanya pengadaan alat rumah tangga rumah dinas menjadi objek oknum,’’ tutur sejumlah warga disini.

Terkait hal tersebut, Kabag Umum Pemkab Banyuasin, Zazili kepada media ini kemarin (Senin (13/1), membantah bahwa pengadaan alat-alat rumah tangga rumah dinas Bupati Banyuasin, pastinya dianggarkan sesuai kebutuhan dan permintaan.

“Tak ada hal seperti itu dianggarkan setiap tahunnya dalam APBD. Kalau dipindah untuk dianggarkan, kita anggarkan namun di tahun 2019 sudah ada. Sedangkan untuk tahun 2020, tidak lagi dianggarkan. Kan masih bagus-bagus. Baru satu tahun, masak dianggarkan lagi. Ya bagaimana dengan kegiatan lainnya, jika hanya untuk pengadaan alat-alat rumah tangga saja,” terang Zazili dengan nada meninggi itu.

Kata Zazili bahwa kalau alat-alat rumah tangga seperti piring maupun sendok atau gelas, ya bisa di anggarkan lagi kalau tidak layak pakai. “Kalau tiga atau lima tahun lagi, mungkin baru bisa di anggarkan,’’ kilahnya. (*)

laporan : temi jen husni

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed