oleh

300 Ton Sampah Hasilkan Listrik 6 MW/Jam

Investor Taiwan Datangi Burai Minapolitan

 

INDRALAYA, SuaraSumselNews | PEMILIK PT Yi Long Precision Industry Co Ltd siap menyulap Desa Burai, Kecamatan Tanjung Batu, Kabupaten Ogan Ilir menjadi kota minapolitan. Hal itu terkait atas kedatangan investor ini ke Bumi Caram Seguguk, awal pekan kemarin.

Dan lagi sebelumnya Pemkab Ogan Ilir telah menjalin kerjasama dengan PT Yi Long Precision Industry Co Ltd Taiwan melalui PT Bersama Sukses Sentosa Sejatera (BS3). Dan kini telah datang ke Indralaya untuk menerima jamuan Bupati HM Ilyas Panji Alam dan stafnya.

Bupati Ogan Ilir, H Ilyas Panji Alam dan DR Arya Adi sebagai Ketua Tim Investor Group Yi Long Precision dari Negara Taiwan berjabat tangan didampingi Mr Weng Chin Liu, Mr Kuo Chuan Ma dan dari PT Bersama Sukses Sentosa Sejatera (BS3) Palembang, Asnaini Khamsin (Dirut) dan Anwar Rasuan (Komisaris).

Saat dijamu bupati diruang rapat, dihadiri, Mr Weng Chin Liu, Mr Kuo Chuan Ma, Mr Dr Arya Adi dari pihak PT Yi Long Precision Indsutry Co Ltd. Dan didampingi PT Bersama Sukses Sentosa Sejatera (BS3) Palembang, Asnaini Khamsin (Dirut) dan Anwar Rasuan (Komisaris).

Memang sebelumnya, Pemkab Ogan Ilir telah programkan jalin investasi dan pengembangan kawasan Minopolitan Ogan Kelekar Wilayah Desa Burai. Ditambah tentang presentasi teknologi pengolahan sampah yang menghasilkan listrik, pengolahan air bersih langsung konsumsi bersama PT Bersama Sukses Sentosa Sejahtera/Yi Long Precision Co Ltd (Taiwan).

Menurut DR Arya Adi sebagai Ketua Tim Investor Group Yi Long Precision dari Negara Taiwan tersebut, ia mengucapkan terima kasih kepada bupati yang menerima kunjungan dari Perusahan Yi Long Group. Bahwa perusahaan ini sudah banyak memproduksi alat yang berteknologi dan digunakan di berbagai negara,  terangnya.

Perusahan Yi Long adalah salah satu perusahan yang memproduksi alat modern pengolahan sampah yang menghasilakan listrik 6 MW/jam adalah perusahaan nomor tiga di dunia setelah Jerman. Dan Jepang, air bersih maupun teknologi lainnya. Tentunya, orang yang berinvestasi akan melihat untung – ruginya, walaupun untung kecil, ujar Arya.

‘’Sedangkan yang membuat batalnya investor, karena pemaparan yang tidak conect (tidak nyambung-red) dan persiapan yang kurang dari pemerintah daerah, sehingga kita harus optimis melakukan kerjasama,’’ urainya.

Katanya, perusahan ini adalah perusahan yang memproduksi alat modern, untuk pengolahan sampah, air bersih dalan lainnya. ”Kita akan lakukan survei kelapangan atau melaui kajian ilmiah lainnya,” jelasnya.

Namun demikian, bermitra dengan Taiwan Yi Long Precision Industry Co Ltd adalah sebagai perusahaan yang menjadi pintu gerbang. Khususnya menawarkan peluang transfer teknologi, investasi  dan bisnis untuk membangun Ogan Ilir, urai Arya dengan bangga.

Kata Aria Adi pihaknya berminat melakukan investasi di Ogan Ilir, karena daerah ini sebagai daerah strategis di Sumsel dan memiliki sumber daya alam yang sangat berlimpah dan perlu pengelolaan secara optimal.

“Kita berharap dalam melakukan investasi ini tak ada kendala, baik soal perizinan, lahan dan sebagainya. Selain itu kita juga ingin meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dan menambah penghasilan masyarakat. Yang jelas apa yang menjadi  skala prioritas pertanian, perikanan, Insya Allah akan dilaksanakan,” bebernya.

Disinggung soal berapa jumlah dana yang akan digelontorkan untuk investasi tersebut, DR Arya Adi mengakui saat ini pihaknya belum bisa memberikan rincian besaran nilai investasi dan  para konsultan untuk melakukan pengecekan, karena diperlukan perhitungan matang  untuk berinvestasi.

Bupati Ogan Ilir, H Ilyas Panji Alam secara langsung bertemu dengan pimpinanan manajemen perusahaan Yi Long Group Precision Taiwan, di Ruang Rapat Bupati Komplek Perkantoran Terpadu Tanjung Senai Indralaya Ogan Ilir Senin siang itu.

Dengan antusias menyambut kedatangan dan keinginan dari perusahan Yi Long Taiwan. Makanya,  kalau memungkinkan akan berinvestasi di Kabupaten Ogan Ilir.

‘’Kita menyambut baik bagi investor yang akan berinvestasi disini. Utamanya, bidang perikanan, listrik dan pengelolaan sampah dan air bersih. Dan bisa juga di sektor lain, apakah itu bidang peternakan maupun pertanian,” papar bupati.

Dikatakannya, perusahan Yi Long adalah perusahan yang memproduksi alat modern, untuk pengolahan sampah yang menghasilakan listrik, air bersih langsung konsumsi atau sesuai kebutuhan.

”Kita akan lakukan survei kelapangan atau melaui kajian ilmiah lainnya,” tuturnya.

Sementara, Plt Kadis Perikanan Kabupaten Ogan Ilir, Fachrudin SE yang didampingi Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap DR Hasan Heri menerangkan dengan kedatangan utusan perusahaan dari Taiwan tersebut, dia berharap di Bumi Caram Seguguk akan banyak  para pengusaha berinvestasi disini.

Tentunya, semakin banyak investor, membuka lowongan pekerjaan bagi warga disini. Termasuk tentang fasilitas kebersihan untuk rakyat semakin membaik. ‘’Niat baik investasi ini, harus kita sambut dengan positif dalam upaya mensejahterakan masyarakat Ogan Ilir,’’ harapnya.

Direktur Utama PT BS3, Asnaini Khamsin mengatakan pihaknya sudah diterima baik oleh Bupati H Ilyas Panji Alam untuk berinvestasi di Bumi Caram Seguguk. Saat ini pihaknya tengah melakukan persiapan apa yang dibutuhkan untuk membangun Desa Burai sebagai kota minapolitan menjadi salah satu icon Ogan Ilir.

“Ya apa yang dibutuhkan oleh masyarakat disini, kita siap membantu. Misalnya pembangunan rumah sakit berstandar internasional. Dan pengolahan sampah 300 ton per hari mampu menghasilkan tenaga listrik 6 megawat/jam. Tentunya bisa mencukupi kebutuhan daerah,” tuturnya.

Sementara, sisanya bisa kerjasama dengan PLN untuk dijual. Sehingga mampu menghasilkan PAD daerah ini. Pastinya, kita siap menyulap Desa Burai akan menjadi kota minapolitan, ujar Asnaini.

Menurutnya, yang juga putra Husni Thamrin bin H Muhammad Nur asli Talang Balai Ogan Ilir ini bahwa kerjasama tersebut sudah dilakukan di beberapa daerah. Misalnya di Lombok (NTB) dan dinyatakan berhasil dan menunggu realisasinya dan awal bulan Oktober mereka sudah di jadwalakan oleh Yi Long untuk berkunjung ke Taiwan untuk melihat kondisi pabrik pembangkit listrik tenaga sampah dan water treatment bersama Kabupaten Ogan Ilir .

“Allhamdulillah saat ini BS3 sudah memenuhi semua persyaratan dari pemerintah Indonesia dan berhasil meyakinkan investor dari negara Dubai, Malaysia, Thailand, Vietnam, Taiwan, Australia dan Inggris,” jelasnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed