oleh

PWI Bangun Gedung Baru

Bupati OKI Janjikan Masuk APBD 2020

 

KAYUAGUNG, SuaraSumselNews | IMPIAN selama ini yang diinginkan oleh pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) untuk memiliki kantor sendiri sepertinya bakal terwujud. Rasa bangga, puas dan harapan tersebut setelah mendapat respon dari Bupati OKI, Iskandar,SE.

Kenapa tidak? Karena orang nomor satu di Bumi Bende Seguguk ini, mendukung penuh wacana PWI OKI tersebut. Bahkan Bupati Iskandar berhasrat akan mewujudkan keinginan PWI untuk memiliki sekretariat sendiri yang bagus dan memenuhi persyaratan perkantoran.

Sebab sampai saat ini, PWI OKI belum memiliki gedung (kantor) khusus. Bahkan sejak beberapa tahun terakhir,  Sekretariat PWI OKI masih menumpang di bangunan milik Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Bangunan ini pun dianggap sudah tidak layak, lantaran gedung Stadion Olahraga, khususnya sekretariat yang digunakan PWI, sudah tidak terpelihara. Hal ini penyebabnya sangat minimnya anggaran pemeliharaan gedung melalui APBD.

Menurut Iskandar, gedung baru yang diperuntukan bagi para wartawan yang bertugas di wilayah OKI akan terealisasi pada tahun 2020 nanti. Karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI berencana mengucurkan dana pembangunan gedung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kedepan sinergitas antara pemerintah daerah, PWI dan perusahaan media yang telah terjalin selama ini akan lebih ditingkatkan,’’ terangnya saat menerima audiensi pengurus PWI OKI di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis malam (15/8).

Bupati menilai, sejatinya pers sendiri dapat mendukung mensosialisasikan program-program kerja pemerintah daerah. Ia menganggap, eksistensi media menjadi penting, karena membangun OKI tidak serta merta hanya tugas eksekutif dan legislatif semata. Namun juga peran dari media massa sebagai kontrol sosial.

“Kita berharap kerjasama yang baik selama ini terus terjalin, wartawan dan perusahaan pers harus berperan aktif. Kita ingin kedepannya peningkatan anggaran belanja media dengan tujuan eksistensi hubungan ini tetap terjalin lebih dinamis dan bersahaja,” jelasnya.

Iskandar berujar, pers atau media massa dan pemerintah daerah tidak bisa berjalan sendiri dalam mencerdaskan dan mensejahterakan kehidupan masyarakat. Makanya, pers dan pemerintah harus bersinergi dalam menjalan tugas dan fungsinya masing-masing.

Jika tugas pemerintah daerah membangun, maka di lain pihak tugas pers adalah menginformasikan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah kepada masyarakat. Sekaligus melakukan kontrol kebijakan yang diambil oleh pemerintah daerah.

“Kontrol yang dilakukan pers dengan tujuan agar arah pembangunan yang sedang berjalan bisa sesuai dengan yang diinginkan bersama, tidak menyimpang dan keluar dari koridor aturan yang ada,” paparnya.

Sementara, Plt Ketua PWI OKI, Mujianto ayang didampingi Sekretaris Idham Syarief, mengajak semua insan pers di sini dapat menjalankan perannya sesuai UU No 40 tahun 1999. Dan melakukan sosial kontrol dengan menjalankan amanah penyambung lidah masyarakat kepada pemerintah. “Selama ini hubungan kemitraan antara wartawan bersama Pembak OKI sudah baik, namun harus ditingkatkan lagi,” harap Mujianto. (ril)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed