oleh

Hujan Deras 3 Tower PLN Patah

 Listrik Sekayu Padam
Petugas Terus Lakukan Perbaikan

 

PALEMBANG, SuaraSumselNews | ADANYA Hujan deras dan angin kencang dengan intensitas cukup tinggi terjadi di seputaran Musi Banyuasin sore kemarin. Dampaknya gangguan pada saluran transmisi tegangan tinggi milik PLN.

Gangguan yang terjadi pada pukul 17.49 WIB. Dan menyebabkan pasokan listrik ke Gardu Induk Sekayu padam, akibatnya aliran listrik yang melayani Sekayu dan sebagian Musi Banyuasin padam.

Berdasarkan laporan petugas PLN yang terjun ke lapangan, titik gangguan terjadi pada penghantar transmisi Betung – Sekayu yang indikasi awal terdapat 5 tower yg rusak (T96 sd T100),2 kondisi roboh (T98 dan T100) dan 3 tower patah bagian tengah. Indikasi awal tower roboh karena hujan deras dan angin kencang, hal ini diindikasikan terdapat beberapa pohon tumbang di luar lokasi tower.

Manager UP3 Palembang, Nanang Prasetyo dalam keterangannya mengatakan, bahwa saat ini tim lapangan dari UPT Palembang telah terjun ke lokasi dan sedang menelusuri jalur transmisi Sekayu – Betung.

“Tim PLN sudah terjun ke lapangan dan saat ini sedang memastikan kondisi disana, serta peralatan atau material apa saja yang diperlukan,” ungkapnya.

Untuk meminimalkan dampak padamnya Gardu Induk sekayu, sedang diupayakan dimanuver suplai dari Gardu Induk Betung, dan disiapkan beberapa genset mobil di objek-objek vital.

Secara paralel PLN juga menyiapkan Tower energensi sebanyak 5 buah, agar dapat segera dapat dioperasikan kembali jaringan transmisinya yang memerlukan waktu kurang lebih 10 hari mingingat kondisi lokasi tanah berawa.

Terpisah, Manager Komunikasi PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu, Bakri dalam keterangannya saat dihubungi awak media mengatakan bahwa kejadian ini merupakan gangguan yg tidak diinginkan bersama, namun tim PLN selalu siap untuk melakukan gerak cepat, kita fokus ke pemulihan terlebih dahulu.

“Tim sudah bergerak sejak malam ini dan mudah-mudahan tower yang roboh kondisinya tidak terlalu parah, sehingga proses perbaikannya dapat dilakukan secara cepat,” ujar Bakri.

Ia menambahkan bahwa jalur transmisi tegangan tinggi berbeda dengan jaringan tegangan menengah atau tegangan rendah. Jalur transmisi seringkali melintasi daerah-daerah yang cukup jauh dari jalur transportasi.

“Biasanya jalur transmisi ini melewati hutan, perkebunan, rawa-rawa dan persawahan, sehingga tingkat kesulitannya lebih tinggi,” jelas Bakri.

“Untuk itu, kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat semua, agar tim PLN diberikan kelancaran dalam proses perbaikannya sehingga dapat diselesaikan segera, dan listrik di sebagian wilayah Musi Banyuasin dapat serta normal kembali,” tutupnya.(*)

laporan : winarni

Print Friendly, PDF & Email
loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed