oleh

Danrem Gapo Hadiri Isra’ Mi’raj

Lokasi Masjid Roudhatul ‘Ulum Makodam ll/Swk

PALEMBANG, SuaraSumselNews | KOMANDAN Korem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono menghadiri acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Roudhatul ‘Ulum Markas Kodam II/Sriwijaya.

“Kita implementasikan nilai-nilai Sholat dalam kehidupan prajurit dan PNS TNI AD dalam rangka menjaga keutuhan NKRI”, jelas Senin (15/4).

Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum. dalam sambutannya menyampaikan, bahwa Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW merupakan peristiwa besar dan sangat bersejarah bagi umat Islam.

“Perstiwa Isra’ Mi’raj adalah diterimanya perintah untuk melaksanakan shalat lima waktu, di mana didalamnya terkandung nilai-nilai yang tak akan pernah habis, relevansinya dengan kehidupan manusia”, terang Pangdam.

Lanjut Pangdam, Shalat lima waktu menuntun dan mengantarkan umat islam menjadi insan yang bertakwa kepada Allah SWT. “Terkait dengan kehidupan prajurit dan PNS, Sapta Marga dan Panca Prasetya Korpri yang merupakan pedoman dan pegangan hidup, juga telah mewajibkan kita semua untuk bertaqwa”, paoarnya.

Sementara itu, Pimpinan Majelis Taklim Sultan Agung Palembang, Ustadz H. Abdul Majid Dahlan dalam ceramahnya menerangkan, bahwa bagi umat muslim, Isra’ Mi’raj adalah peristiwa penting, karena saat itulah Nabi Muhammad SAW menerima perintah shalat lima waktu. Isra’ dan Mi’raj adalah dua bagian dari perjalanan yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam waktu satu malam saja. Isra’ merupakan peristiwa “diberangkatkan” Nabi Muhammad SAW oleh Allah SWT dari Masjidil Haram (Mekkah) ke Masjidil Aqsa (Jarussalem Palestina). Sedangkan Miraj adalah peristiwa Rasulullah “dinaikkan” ke langit dari Masjidil Aqsa.

“Ini adalah peringatan Isra’ Mi’raj 1440 H/2019 M bagi umat Islam. Saat memperingatinya, tak hanya perlu mengingat lagi tentang kejadian bersejarah yang terjadi di masa Nabi Muhammad SAW. Namun kita juga harus mendekatkan diri kepada Allah dan mempertebal keimanan”, terang Ustadz H. Abdul Majid Dahlan.

Ia menambahkan, kita dituntut untuk menggunakan waktu sebaik mungkin untuk beribadah dan berbuat kebaikan kepada sesama. Untuk kaum Bapak sebagai pemimpin dalam keluarga haruslah berusaha menjaga dan menjauhkan keluarganya dari api neraka.

“Seorang pemimpin baik dalam keluarga maupun di kantor harus bisa menjadi pemimpin yang bijaksana, memimpin keluarganya dengan baik, mengayomi/melindungi keluarga yang dipimpinnya sebagaimana kita harus meneladani sifat Nabi Muhammad SAW”, jelas Ustadz H. Abdul Majid Dahlan dalam ceramahnya.

Tampak hadir dalam peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW tersebut selain Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M.Hum. dan Danrem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono, juga terlihat Kasdam II/Swj Brigjen TNI Syafrial, PSC., M.Tr. (Han), Irdam II/Swj, Perwira LO AL, Perwira LO AU, para Staf Ahli Pangdam II/Swj, para Dan/Kabalakdam II/Swj, para Asisten Kasdam II/Swj dan sekitar 250 orang prajutit maupun PNS TNI AD Kodam II/Swj. (*)

laporan : winarni

Print Friendly, PDF & Email
loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed