oleh

BRI PHK Karyawan Sepihak

Disnaker OKU Harus Lakukan Pengusutan

BATURAJA, SuaraSumselNews | DIKETAHUI pihak manajemen PT Bank Rakyat Indonesia  (Persero) Tbk, Baturaja melakukan  pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak. Utamanya terhadap pekerja tetap masing-masing, YO, NZ, AA, RR, AD, HS, NP, AS, W.

Kejadian tersebut dibenarkan oleh   Khoiriyah  yang menjabat   super visor penunjang  operasional (SPO) BRI disini saat di konfirmasi media ini   di ruang kerjanya, akhir pekan  kemarin.

Menurut Khoiriyah bahwa  adanya PHK benar adanya. Utamanya bagi pekerja tetap  pada BRI. Dan atas tindakan tersebut telah sesuai dengan aturan serta peraturan  perusahaan, tegasnya.

Ketika dijelaskan tentang Undang-Undang (UU) Ketenaga Kerjaan No 13 tahun 2003 bahwa hal itu bertentangan pada pasal 151 ayat 1 dan ayat 2. Dan harus memenuhi tahapan  Bipartit dan Tripartit, Khoiriyah tak mememberikan penjelasan.

Ditambahkan, apabila kedua tahapan tersebut  tak terpenuhi, maka harus ada surat penetapan yang mengatur PHK dari Lembaga  Penyelesaian  Perselisihan  Hubungan Industrial Disnaker yang memiliki kekuatan hukum tetap.

Tentunya, bukan peraturan perusahaan yang menentukan tentang PHK. Selain itu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk disini harus  membayar pesangon dan uang penghargaan termasuk uang cuti. Hal itu sesuai UU Ketenaga Kerjaan  pada pasal 156 ayat 2, 3 dan  4.

Tim media ini juga  konfirmasi pada pekerja  yang di PHK  oleh  manajemen PT Bank Rakyat Indonesia Cabang Baturaja yang berdasarkan, wilayah kerja dan super visinya. Kata para pekerja terkenan PHK tersebut menjelaskan bahwa mereka  tidak menerima pesangon dan uang penghargaan.

Sementara mereka sudah bekerja di  PT Bank Rakyat Indonesia  (Persero) Tbk, mecapai 3 – 5 tahun. Bahkan diantara mereka telah bekerja lebih dari delapan tahun.

Terkait kasus PHK para karyawan BRI Baturaja tersebut mereka meminta pihak Disnaker Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) untuk menindaklanjuti persoalan tersebut. Dan apalagi PHK karyawan yang dilakukan dengan cara sepihak, tegas RR dan YO yang mewakili rekannya. (*)

laporan : budi utomo

Print Friendly, PDF & Email
loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed