oleh

Kanwil DJBC Sumba 5 Tim & KPPBC TMP B Palembang Musnahkan Barang Sitaan

PALEMBANG, SuaraSumselNews | Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mempunyai 4 (empat) fungsi yaitu sebagai revenue collector, community protector; trade facilitator, dan Industrial assistance. Dan” sisi revenue collector (pemungut penerimaan negara). Direktorat Jenderal Bea dan Cukai khususnya dituntut untuk terus bekerja keras neningkatkan penerimaan Negara dari pelaksanaan tugas dan fungsi kepabeanan dan cukai. Di sini. antangan target penerimaan Bea Masuk dan Cukai yang terus meningkat menjadi focus utama untuk lijawab oleh seluruh jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.Selain mengumpulkan penerimaan Negara Tax Collector) Direktorat Bea dan Cukai juga memiliki tantangan yang lebih, yakni dalam rangka melindungi nasyarakat (Community Protector) dari masuk atau keluarnya barang barang yang berbahaya untuk lingkungan, kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat, serta turut pula dalam membantu nengembangan dunia usaha.

Kanwil DJBC Sumba 5 tim & KPPBC TMP B Palembang melakukan Pemusnahan dihalaman kantor KPPBC TMP Palembang, Kamis (14/12).

Kepala kantor wilayah M.Agus Rofiuddin menyampaikan bahwa, sebagai perwujudan pelaksanaan tugas dan fungsi tersebut, Kanwil DJBC Sumbagtim & KPPBC TMP B Palembang selama tahun 2018 secara rutin melaksanakan kegiatan operasi pasar. Adapun kegiatan operasi pasar adalah untuk mengawasi peredaran Barang Kena Cukai (BKC) berupa hasil tembakau, dalam hal ini adalah rokok dan tembakau iris serta minuman mengandung etil alkohol (MMEA) yang menggunakan pita cukai bekas, palsu, bukan peruntukannya, maupun tanpa dilekati pita cukai.

“Terbukti dengan kegiatan Operasi Pasar yang gigih tersebut, tim Kanwil DJBC Sumbagtim & KPPBC TMP B Palembang berhasil melakukan penindakan terhadap BKC Hasil Tembakau dan Tembakau Iris serta Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) yang menggunakan pita cukai bekas, palsu. bukan peruntukannya maupun tanpa dilekati pita cukai di beberapa titik di wilayah pengawasan Kanwil DJBC Sumbagtim,” katanya.

Lanjut Agus, pada tahun 2018 Kantor Wilayah DJBC Sumbagtim dan KPPBC di lingkungannya berhasil melakukan penindakan sebanyak 636 penindakan. Terdiri dari 176 Pelanggaran Impor Barang Kin’man Pos. 327 Pelanggaran Cukai HT, 33 Pelanggaran Impor Umum, 75 Pelanggaran |mpor Barang Penumpang. 9 Pelanggaran Cukai MMEA Lokal dan 14 Pelanggaran Cukai MMEA Impor.

“Total nilai barang keseluruhan hasil penindakan yang berhasil dilakukan oleh Kantor Wilayah DJBC Sumbagtim dan KPPBC di lingkungannya sebesar Rp 71,88 Miliar dengan potensi kerugian Negara adalah sebesar Rp 20,55 Miliar,” jelasnya.

Hari ini Kanwil DJBC Sumbagtim & KPPBC TMP B Palembang akan melaksanakan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara sebanyak 1,08 Juta batang rokok dengan perkiraan nilai mencapai Rp 543 Juta dengan potensi kerugian negara mencapai Rp 503 Juta, 10.756 liter MMEA dengan perkiraan nilai barang sejumlah Rp 1,08 Miliar dengan potensi kemgian negara mencapai Rp 1,2 Miliar, dan 277 Kg tembakau iris dengan perkiraan nilai barang sebesar Rp 36 Juta dengan potensi kerugian negara mencapai Rp 8,3 Juta. Adapun total nsssilai barang keseluruhan hasil penindakan yang berhasil dilakukan oleh Kanwil DJBC Sumbagtim dan KPPBC TMP B Palembang sebesar Rp 2,58 Miliar
dengan potensi kerugian Negara adalah sebesar Rp 1,94 Miliar.

Agus menjelaskan, barang barang yang akan dimusnahkan tersebut adalah barang yang dikategorikan sebagai barang yang dilarang dan dibatasi dan telah mendapat persetujuan pemusnahan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Palembang.

‌”Pemusnahan ini merupakan salah satu usaha dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat serta industri dalam negeri yang mematuhi ketentuan pemerintah sehingga diharapkan dengan kegiatan pengawasan yang dilakukan oleh DJBC ini dapat menciptakan daya saing yang seimbang antar pelaku usaha dan juga tak kalah pentingnya dipandang perlu untuk para tamu ini sebagai wujud apresiasi dan transparansi pengelolaan barang hasil penindakan agar kedepan hubungan antar instansi makin harmonis,” tandasnya.

Liputan : Yulie

Print Friendly, PDF & Email
loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed