oleh

Telkomsel dan Warga Damai

Diskominfo Banyuasin Sebagai Mediasi

PANGKALAN BALAI, SuaraSumselNews | MEDIASI yang dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) awal September lalu menemui titik terang. Ini setelah perwakilan PT Telkomsel menemui 28 warga Desa Pulau Harapan, Kecamatan Sembawa di Kantor Desa Pulau Harapan, Senin kemarin (15/10).

Pertemuan yang difasilitasi Diskominfo Kabupaten Banyuasin ini berlangsung hangat dan lancar. Dihadiri Kabid Infrastruktur TIK Diskominfo, Irham Wijaya, SH, Kabid Layanan e-Government Libriliana, M.Kom, Sekretaris Camat Sembawa Drs Erman Taufik, MM, Kades Pulau Harapan, Adi Aryiyanto, Perwakilan PT Telkomsel Silvia Sinaga, Hasbullah (juru bicara warga Pulau Harapan).

Dikatakan perwakilan PT Telkomsel Silvia Sinaga, pihaknya membawa misi untuk melakukan perdamaian dengan warga Desa Pulau Harapan. Telkomsel bersedia memenuhi tuntutan warga untuk mengganti rugi perbaikan alat elektronik yang rusak. Pihaknya telah melakukan penyelesaian kompensasi penggantian biaya terhadap kerusakan perangkat elektronik warga Desa Pulau Harapan.

Sementara, Camat Sembawa melalui Sekcam mengatakan pertemuan ini sudah mencapai titik akhir. Bahwa kedua pihak sudah sepakat mengakhiri pemasalahan. “Saya mengimbau warga tak bersikap anarkis, bekerjasama dengan Telkomsel warga dapat menjaga tower dan menginformasi kan apabila terjadi kerusakan pada tower. Kedepan jika terdapat persoalan segera diselesaikan.

Kepala Diskominfo melalui Kabid Infrastruktur TIK mengungkapkan, apresiasi pada kedua belah pihak atas tercapainya kesepakan bersama. Intinya menyatakan permasalahan tersebut sudah selesai. Dan meminta manajemen Telkomsel agar memperhatikan aspek-aspek keselamatan warga Pulau Harapan. Dan meminta warga dapat menerima apa yang sudah dicapai dengan mufakat.

“Persoalan PT Telkomsel – warga Pulau Harapan sudah tuntas, segel sudah dibuka. Kita terima secara sadar dan tidak dalam unsur paksaan pihak manapun,” ujar Irham.

Kata Irham, keberadaan tower membantu masyarakat dalam berkomunikasi. Namun saat ini dia berharap manajemen Telkomsel mampu memberikan perhatian terhadap keberadaan tower di lingkungan warga.

“Saya berharap ini menjadi pelajaran bagi kita semua. Dan Telkomsel dan provider lainnya diharapkan selalu melakukan pengecekan secara berkala terhadap tower dan sekililingnya,’’ kilahnya.

Sebelumnya diberitakan, pertemuan dilakukan atas tuntutan warga Desa Pulau Harapan. Disini mereka mengaku dirugikan atas rusaknya perangkat elektronik milik warga di seputaran jaringan tower milik Telkomsel. ‘’Saat itu mediasi dihadiri dua belah pihak. PT Telkomsel diwakili, Silvia Sinaga dan Muhammad Najiburrahman. Sedangkan dari warga Desa Pulau Harapan, diwakili Sudirman Nata dan Efra dan Kades Pulau Harapan Adi Aryanto. (ril)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed