Breaking News Palembang Rilis

Ombudsman Pantau PPIH

Apresiasi Komitmen Pemprov Sumsel

PALEMBANG, SuaraSumselNews – OMBUDSMAN RI Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel) lakukan pemantauan Penyelenggaraan Ibadah Haji tahun 2018. Khususnya yang dilaksanakan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Palembang.

Kepala Perwakilan Ombudsman Sumsel, melalui Koordinator Pengawasan PIH Ombudsman Sumatera Selatan, Hendrico,SH mengatakan, pemantuan yang dilakukan guna menindaklanjuti surat memorandum Ketua Ombudsman RI Nomor 483/0Rl-lNTNII/2018, 23 Juli 2018. Bahwa tugasnya, memastikan pelaksanaan penyelenggaraan ibadah Haji tahun 2018 berjalan aman, nyaman dan tertib.

Juga pemantauan untuk memastikan kaum difabel mendapatkan pelayanan yang tidak diskriminatif oleh PPIH. “Hasil pemantauan di Asrama Haji Palembang, Kamis kemarin (9/8), sudah tertib. Baik pemenuhan standar pelayanan publik yang banyak dipenuhi oleh PPIH,’’ jelas Henrico.

Bahwa titik-titik pemantauan yang dilakukan pihaknya, mulai dari Aula Asrama Haji, Penampungan Jemaah Haji, Bimbingan Ibadah Haji hingga kawasan terpadu Embarkasi Haji Sumatera Selatan.

“Jumlah total jamaah calon haji Sumatera Selatan sampai saat ini, 6.718 jamaah yang telah berangkat. Dan berasal dari 15 kloter dari total 19 Kloter. Sejauh ini, semua jamaah tak ada yang gagal berangkat. Tapi nanti kita lihat 4 kloter yang tersisa, apakah berjalan lancar atau tidak,’’ terangnya.

“Fasilitas kamar tidur yang tersedia cukup memadai. Masing-masing kamar terdiri dari tempat tidur (single dan bertingkat), dilengkapi kipas angin dan Air Conditioner (AC) termasuk sebagian kamar mandinya sudah didalam”, ungkapnya.

Tambah Hendrico, mengenai kawasan terpadu Embarkasi Haji Sumsel, Ombudsman apresiasi Pemprov Sumsel komitmen dalam memberikan pelayanan maksimal bagi semua jemaah haji Embarkasi Palembang.

“Kami sangat apresiasi, kami dengar bangunan kawasan terpadu yang didirikan Pemprov Sumsel. Satu-satunya provinsi di dunia yang memiliki kawasan terpadu embarkasi haji,” urainya.

Selain itu, kawasan terpadu sudah dilengkapi Ka’bah dengan skala ukuran sebenarnya. Juga lintasan sa’i, tempat latihan melempar jumroh, mock-up pesawat. Khusus mock-up pesawat, diharapakan jemaah dapat belajar dalam menggunakan kamar kecil dalam pesawat. Mengingat jarak dari Indonesia menuju Mekah cukup panjang. (rill)

Print Friendly, PDF & Email

About the author

redaksi suarasumselnews

Add Comment

Click here to post a comment