Banyuasin Breaking News Rilis

KTNA Harus Partisipasif

Bupati Buka Sarasehan Kelompok Tani

PANGKALAN BALAI, SuaraSumselNews – BUPATI Banyuasin, SA Supriono membuka Sarasehan Kelompok Tani dan Nelayan Andalan (KTNA). Pelaksanaannya di KTM Telang Desa Mulia Sari, Kecamatan Tanjung Lago untuk selama tiga hari (7-8/8).

Sarasehan ini, khusus membahas berbagai hal penting. Utama masalah peningkatan program kerja KTNA, secara terpadu dan dinamis. ‘’Harus ditindaklanjuti oleh semua peserta,’’ pinta Supriono.

Kata Supriono, Kabupaten Banyuasin menjadi salah satu pelaksana program upaya khusus peningkatan produksi padi, jagung, dan kedele (pajale). Dan program tersebut, harus didukung semua komponen masyarakat. Termasuk yang  tergabung dalam kelompok tani.

“Hingga tahun 2016 usai dibangun 19 unit Gedung Balai Penyuluhan di 19 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Banyuasin. Dan diharapkan semua kelompok tani, Gapoktan, dan KTNA saling tukar informasi (belajar-red) menyusun program kegiatan.

Kelompok tani dan Gapoktan, lanjut Supriono, harus tanggap dan mengikuti perkembangan dalam informasi. “Untuk itu sesuai perkembangan dan pembinaan dapat dilakukan penerapan sistem usaha agribisnis pedesaan. Termasuk, peningkatan pelaku utama usaha serta partisipasif masyarakat.

Bupati juga inginkan kelompok tani memiliki fungsi dan peran sebagai unit usaha tani. Unit usaha pengolahan, unit usaha sarana dan prasarana produksi. Unit pemasaran dan unit usaha keuangan mikro agribisnis.

Makanya, KTNA supaya lebih partisipasif kembangkan fungsinya. Dan sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memecahkan permasalahan usaha tani yang dihadapi anggotanya,” harapnya.

Hadir dalam sarasehan KTNA, Ketua DPRD Banyuasin Irian Setiawan, Ketua KTNA Sumsel, H Basjir DA, Ketua KTNA Banyuasin, Sukardi SP, M.Si. Juga tokoh masyarakat H Slamet Somosentono, Kepala Dinas PU-TR, Kepala Dinas Perkimtan, Camat Tanjung Lago Drs Yusrizal para Kades dan warga sekitar.

Selain itu, Ketua KTNA Banyuasin Sukardi, SP MSi menambahkan, tujuan sarasehan, memahami keadaan dan masalah yang dihadapi para petani, saat ini.

Kemudian menyusunan program kerja dalam wujudkan hubungan timbal balik antara kelompok tani dan pemerintah. Termasuk mendukung, singkronisasi dari visi dan misi pemerintah.

Kata Sukardi, sarasehan kali ini, dihadiri kelompok tani seluruh Kabupaten Banyuasin, pengurus Gapoktan dari 314 desa, pengurus KTNA Kecamatan, Korlap, PPL dan Keswan. “Pengurus KTNA dan kelompok tani harus turut sukseskan program pemerintah” tegas Sukardi lagi.

Ketua DPRD Banyuasin, Irian Setiawan, SH berharap sarasehan KTNA kali ini dapatkan manfaat guna meningkatkan pengetahuan. Termasuk, kemampuan dan peran serta petani di Kabupaten Banyuasin.

“Untuk itu KTNA agar lebih partisipasif mengembangkan fungsinya dan menjadi mitra strategis pemerintah. Khusus dalam memecahkan permasalahan usaha tani yang dihadapi anggotanya,” pungkasnya. (rill)

Print Friendly, PDF & Email

About the author

redaksi suarasumselnews

Add Comment

Click here to post a comment