by

SMPN 1 tak Gunakan Zonasi

Terima Siswa Baru Sistem Ranking

INDRALAYA, SuaraSumselNews- PENERIMAAN siswa SMP Negeri 1 Indralaya (Ogan Ilir) tahun ajaran 2018/2019, tak berlakukan sistem zonasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Meskipun sekolah ini termasuk sekolah rujukan dan favorit didaerah ini.

Kepada SuaraSumselNews kemarin, Kepala SMPN 1 Indralaya, Junaidi, SPd, MSi mengatakan, pihaknya pada tahun ajaran 2018/2019 menerima 224 siswa/siswi. Dan semua siswa ditempatkan di tujuh Ruangan Belajar (rumbel). ‘’Meski peminat yang terdaftar mencapai 400 calon siswa,’’ jelasnya.

Kata Junaidi, SPd,MSi penerimaan siswa/siswi tahun ini tidak menggunakan zonasi PPDB. Namun calon siswa diterima dengan sistem test ranking dari nilai rapor dan hasil Ujian Nasional (UN) yang diperoleh para calon siswa.

Selain itu, persyaratan siswa yang dapat diterima nilai rapor akhir, minimal angka 7,00 rata-rata. Memang penerimaan siswa baru sangat terbatas, sebagai dampak masih kurangnya ruang belajar di SMP Negeri 1 Indralaya.

Lalu menurut Junaidi, pihaknya harus pertahankan predikat sekolah sebagai rujukan. Kondisi tersebut menjadikan semangat semua pendidik yang ada di sekolah ini.

Memang, fantastis ujar Junaidi, SMPN 1 gratiskan PPDB siswa/siswi, kecuali baju seragam olah raga dan batik. Semua pengadaannya melalui koperasi sekolah. Meski demikian, bagi siswa/siswi yang kurang mampu, tetap sama kebijakannya dengan siswa lain. Tujuannya, agar tak pengaruhi pembelajaran disekolah.

Selain itu tambah dia, sekolah pimpinannya, telah melaksanakan jam belajar full day setiap hari atau 40 jam dalam seminggu. Juga, terdapat jam belajar extra kurikulum. Misalnya, sanggar sains, matematika, IPA dan IPS. Sanggar bahasa dan seni yakni bahasa Indonesia, Inggris dan seni tari. Kemudian kegiatan pramuka dan olah raga. Juga, sepak bola, basket, volly ball, badminton, taekwondo, Rohis Islam dan marching band.

Sementara, SMPN I Indralaya Ogan Ilir, miliki tenaga pengajar dan TU berjumlah 55 orang. Dan hampir semuanya menyandang gelar Strata Satu (S1) serta bersertifikasi. Sedangkan jumlah semua siswa/siswi saat ini sebanyak 730 orang. (*)

laporan : gusti ali
Print Friendly, PDF & Email

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed