oleh

‘Antisipasi Terorisme-Radikalisme’

Polres Ogan Ilir Gelar Apel Kebangsaan Tiga Pilar

INDRALAYA, SuaraSumselNews – KEPOLISIAN Resort (Polres) Ogan Ilir (OI) gelar ‘Apel Kebangsaan Tiga Pilar’ dalam rangka antisipasi terorisme dan radikalisme. Dengan dihadiri Babinkamtibmas, Babinsa  dan Kepala Desa/Lurah di Halaman Mapolres Ogan Ilir, Senin sore (11/6).

Apel tersebut merupakan agenda Kamtibmas 2018-2019 di wilayah hukum Polres Ogan Ilir. Kegiatan apel dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten OI, H Herman SH MM dan Kapolres AKBP Gazali Ahmad, Perwira Penghubung (Pabung) OI-OKI, Mayor Ikra W.

Sedangkan Komandan Apel, Ipda Sutopo dan peserta dari anggota Polres Pariaman, Kodim 0402 OKI/OI ASN Pemkab OI, dan Kepala Desa/Lurah, tiga kecamatan Indralaya, Indralaya Selatan,dan Indralaya Utara.

Dalam pidatonya Kapolres OI AKBP Gazali Ahmad menjelaskan, 2018-2019 merupakan tahun perhelatan pesta demokrasi, TNI dan Polri serta jajaran pemerintah daerah harus mengawal pengamanan Pilkada dan Pemilu termasuk mendeteksi kerawanan serius sejak dini. Bukan hanya itu, ia juga berharap agar aksi terorisme selama ini harus berupaya dicegah melalui tiga pilar ini.

“Perkembangan situasi global yang ditandai dengan meningkatnya spektrum ancaman terhadap Kamtibmas berupa teror bom di sejumlah tempat peribadatan, pusat keramaian, perkantoran dan penyerangan bersenjata terhadap aparat oleh sekelompok OTK yang telah banyak menimbulkan korban jiwa dan harta benda, juga perlu kita waspadai bersama,” kata Kapolres.

Sambung Kapolres dengan tujuan untuk menyatukan visi dan misi dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kokoh dan mantap di Kabupaten Ogan Ilir. Dan unsur 3 pilar ini merupakan ujung tombak dan representasi negara di tengah-tengah masyarakat sebagai basis deteksi dini terhadap seluruh dinamika kehidupan dan permasalahan yang ada di masyarakat.

Perwira Upacara Kasad Binmas Ogan Ilir, AKP RD Shutanty memberikan apresiasi yang tinggi, terhadap apel ini, karena dinilai sangat penting sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dan upaya untuk mewujudman sinergitas yang solid untuk mencegah terorisme, narkoba dan gangguan keamanan menjelang Pilkada Serentak 2018.

“Masalah keamanan lingkungan dan daerah bukan hanya tugas aparat keamanan, namun juga tugas seluruh masyarakat. Tiga pilar ini harus bekerja profesional untuk mencegah dan mendeteksi dini gangguan baik dari dalam maupun dari luar,” ujarnya.

Sementara, pernyataan sikap yang disampaikan dalam apel ini adalah siap mengamankan dan mensukseskan Pilkada Serentak 2018 secara aman dan damai, mensosialisasikan kepada masyarakat menolak paham radikalisme dan aksi terorisme.

Dan menolak segala bentuk berita bohong (hoax) yang menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan berlatar belakang suku, agama, ras dan antar golongan berperan aktif untuk mensosialisasikan kepada masyarakat agar mendukung aparat pemerintahan dan keamanan dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif. (*)

laporan : gusti ali
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed