oleh

‘DPR Awasi Sektor Pertanian’

Masyarakat Bisa Langsung Komunikasi

PANGKALAN BALAI, SuaraSumselNews- DEWAN Perwakilan Rakyat (DPR) RI berkomitmen mengawal dalam majukan produktivitas jagung dan padi di Kabupaten Banyuasin.

Penegasan ini dikemukakan, Ketua Komisi IV DPR RI Edhy Prabowo, MM, M.BA dihadapan Bupati Banyuasin SA Supriono dan sejumlah petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kecamatan Tanjung Lago.

Bersama Bupati Banyuasin, Edhy Prabowo dan sejumlah anggota Komisi IV DPR melakukan ‘tanam perdana jagung IP 200’ di Desa Banyu Urip, Kecamatan Tanjung Lago, Sabtu kemarin (28/04).

Usai tanam jagung, di Lokasi tempat Presiden RI Joko Widodo meninjau program padat karya awal tahun lalu. Rombongan menuju tenda yang disiapkan untuk mendengar langsung aspirasi dan keluhan petani disini.

Bupati Banyuasin SA Supriono mengungkapkan kegembiraanya atas kedatangan rombongan anggota DPR RI yang memberikan perhatian dan dukungannya untuk petani Banyuasin. Ia menjelaskan bahwa Desa Banyu Urip merupakan salah satu desa yang potensial dalam bidang pertanian di Kabupaten Banyuasin.

“Mumpung ada anggota DPR, masyarakat disini bisa berkomunikasi sampaikan keluhan dan aspirasi. Dimana, selama ini membutuhkan perhatian,” jelas Supriono dalam sambutannya.

Kata Supriono, potensi lahan sawah di Banyuasin seluas 202.682 hektar yang terdiri dari 168.375 hektar lahan pasang surut dan 34.307 hektar lahan lebak. Sementara lahan yang ditanami padi seluas 192.684 hektar.

Kinerja capaian produksi jagung hingga minggu II April 2018, sebanyak 7.907 ton dengan luas panen 1.953 hektar padi sebanyak 785.970 ton GKG atau setara 440.264 ton beras, dengan lahan panen seluas 151.953 hektar.

Dikatakan, rata-rata penggunaan benih padi untuk dua kali musim tanam sebanyak 10.000 – 11.500 ton. Pola bantuan benih pada petani lebih baik digunakan dengan pola bantuan langsung benih dibanding pola subsidi benih.

Kemudian persoalan pupuk yang terus terjadi adalah mengenai kuota yang diberikan tak sesuai dengan kebutuhan, ketersediaan pasokan, dan penyaluran tidak tepat waktu.

Bupati Supriono meminta perhatian dan dukungan Komisi IV DPR RI untuk serius menangani persoalan yang dihadapi petani Banyuasin. Bupati menilai upaya yang harus dilakukan adalah pemerintah bersama DPR menjaga lahan pasang surut untuk tetap produktif. Serta terus tingkatkan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur pengairan seperti tata air mikro, bantuan alat pertanian.

Ketua Komisi IV DPR RI, Edhy Prabowo menjelaskan kunjungan DPR-RI kali ini dikhususkan mengawasi semua kegiatan di lini sektor pertanian. Lebih lanjut anggota DPR ingin melihat secara langsung di lapangan apakah program yang sudah digulirkan berjalan dengan sesuai harapan.

“Detilnya apa yang kurang, tadi Pak Bupati sudah menyampaikan petani di Banyu Urip kekurangan alat. Nah maka itu, kita akan memprioritaskan kebutuhan alat di Banyuasin, karena sawah di Banyuasin menghasilkan” ujar Edhy Prabowo.

“Bantuan yang diberikan pemerintah pusat sudah ditingkatkan. Dan hal ini dijawab oleh Pemkab Banyuasin dengan melakukan peningkatan produktivitas padi dan jagung. Ini sangat membanggakan. Kedepan, bantuan ke Banyuasin bisa ditingkatkan lagi,” ungkap Anggota DPR RI Dapil Sumsel 1 ini.

Hal senada diungkapkan Dirjen PSP Kementan RI, Komisi IV DPR RI sudah memberikan peta penyebaran alat mesin pertanian. Dilanjutkannya, Kementerian Pertanian RI siap mendistribusikan ke daerah. Namun tetap menunggu peta distribusi kemana alat-alat pertanian akan disebarkan.

“Kami tinggal menunggu arahan dari DPR RI sesuai dengan peraturan yang berlaku” ujar Dadi P Permana. Pada kesempatan ini diserahkan bantuan 10 liter pupuk biosilika cair dari Balitbang Kementan RI kepada Kelompok tani di Tanjung lago.

Hadir Ketua Komisi IV DPR RI Eddhy Prabowo, MM, MBA, Fauzih Amro, dan Anggota DPR lainnya, Dirjen PSP Kementerian Pertanian RI Dadi Permana, Kadis Pertanian Provinsi Sumsel, Dirjen Planologi, Badan Litbang, Direktur Komersil PT Pusri, Kepala Divisi Regional Bulog Sumsel. (rill)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed