oleh

Kapolres Hadir, Hadirin Terharu

INDRALAYA, SuaraSumselNews- MERASA terharu dan bangga disertai kehormatan bagi warga Masjid Ali Ustman Komplek SMAN I Indralaya Ogan Ilir. Pasalnya, saat laksanakan Maulid Nabi Muhammad SAW, dihadiri Kapolres Ogan Ilir, AKBP Gazali Ahmad, S.Ik MH.

Para hadirin yang datang saat itu merasa lega dan fantastis. Karena selama ini bila ada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW maupun Isra’ Mikradj Nabi Muhammad, belum pernah dihadiri oleh pejabat setingkat Kapolres.

Panitia pelaksana, KH Fahrurrozi mengatakan, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini di Masjid Ali Ustman,  menjadi lebih istimewa. Pasalnya, secara khusus mengundang penceramah dari Jakarta dan dihadiri Kapolres AKBP Gazali Ahmad.

Selain itu juga tampak hadir, Kapolsek Indralaya, AKP Bambang J, Ketua MUI Ogan Ilir, KH Muksin Qori, Camat Indralaya Tarmizi Raye, MSi, anggota DPRD Ogan Ilir, Kusharyadi Alun. ‘’Ini momentum yang sangat berharga,’’ ujar Fahrurrozi.

Kata dia, tema peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H, kita tingkatkan Iman dan Taqwa guna membentuk pribadi ber-akhlakul karimah. ‘’Kebanggaan kami tak terhingga, ratusan hadirin menjejali peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW disini,’’ ujarnya.

Sementara, Kapolres Ogan Ilir, AKBP Gazali Ahmad, dalam wejangannya bahwa di Mapolres saat ini ada 64 orang sebagai tahanan. Mereka tersangkut tentang kasus  narkoba. Kondisi ini tentunya sangat menyedihkan, keluh Kapolres.

Makanya, melalui kegiatan maulid ini, diharapkan mampu menjadikan kita sadar. Bahwa  narkoba itu yang sangat berbahaya. Dan wajib dihindari oleh kita semua sejak dini. ‘’Peranan semua pihak wajib memberantasnya,’’ pintanya.

Penceramah, KH Alifudin Al Islami dalam tausiahnya menegaskan, Islam adalah rachmatan lil alamin. Bahwa pada diri Rasul Muhammad SAW terdapat contoh tauladan yang baik dan benar bagi ummat yang menginginkan perjumpaan dengan Allah robbul alamin.

Kepemimpinan beliau wajib dicontoh oleh semua pemimpin di muka dunia ini, agar selamat dunia akhirat. KH Alifudin Al Islami, salah seorang mualaf sejak puluhan tahun silam. Dan dia telah melanglang buana berdakwah.Tidak hanya dalam negeri bahkan hampir separuh dunia internasional. (*)

 

liputan : gusti muhammad ali

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed