oleh

Pekerja Dilindungi BPJS

PALEMBANG, SuaraSumselNews DALAM upaya tingkatkan keselamatan pekerja, BPJS besinegri dengan LPJK Kementrian Pekerjaan Umum, Maksudnya, memberi  perlindungan para pekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan.

Hal ini terungkap dalam rapat koordinasi jasa kontruksi di Hotel Aryaduta, kemarin. Bahwa setiap kegiatan yang menimbulkan resiko harus ada NSPK. Dan pekerja wajib, perusahaan daftar ke BPJS Ketenagakerjaan, ujar Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Sumsel,  Akhmad Najib.

Perusahaan harus melakukan uji kompetensi bagi pekerja untuk meminimalisir kecelakaan kerja. Pastinya, pekerja miliki kompetensi akan berdampak pada hasil kerja keselamatan kerja. ‘’Perlu norma standar prosedur, agar tak terjadi kecelakaan akibat pekerjaan,’’ pintanya.

Bahwa perlindungan keselamatan, harus dijaga dan di persiapkan.Termasuk peningkatan kualitas pelayanan disertai peningkatan perlindungan pekerja, harap Najib.

Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Palembang, Rasidin SH menambahkan, perusahaan yang tidak daftarkan pekerjanya akan menerima sanski 8 tahun. Selain itu juga penjara dan denda Rp 1 milyar, sesuai undang-undang .

“Pidana 8 tahun penjara dengan denda Rp 1 milyar bagi perusahaan yang tak daftarkan pekerjanya sebagai sanksi pidana. Tetapi sebelum ke pidana ada sanksi administratif yang diberikan pemerintah daerah,” tegas dia.

Perusahaan kecil dan  besar wajib daftarkan para pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan. Buktinya tahun 2017 ini ada 21 perusahaan yang belum daftarkan pekerjanya. Dan kini tengah ditangani oleh pengawas Ketenagakerjaan Sumsel. (*)

 

liputan : muhammad asri
Print Friendly, PDF & Email

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed