oleh

Perampok Matisa Tertangkap Dirumah Pacar

SUNGSANG, Suara Sumsel News- Polisi Sektor (Polsek) Sungsang, Kabupaten Banyuasin, membekuk pelaku pencurian disertai kekerasan (curas).

Sikap tegas Polsek Sungsang itu dilakukan setelah mendapat  laporan dari Matisa bin Ali (37) tentang perampokan yang dialaminya. Akibat perampokan yang dilakukan Fauzi di Desa II Sungsang RT 02 Kecamatan Banyuasin II Kabupaten Banyuasin, Matisa kehilangan uang sebesar 60 juta.

Karena mendapat laporan dari Matisa, Polsek Sungsang segera mengerahkan timnya untuk menangkap pelaku di lapangan. Setelah berkoodinasi antarsesama tim, penggerebekan dilakukan di rumah pacar Fauzi di Perumahan BSA Blok E Nomor 06 Lorong Bida Jalan Talang Keramat, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.

Penangkapan yang dipimpin langsung Kapolsek Sungsang, IPTU Ady Akhyat, didampingi Kepala Unit (Kanit) IK, IPDA Samingun SIp  itu, awalnya dilakukan pengintaian.

“Setelah kami intai, ternyata Fauzi ada di rumah pacarnya tersebut. Tanpa membuang kesempatan, lelaki itu langsung kami bekuk,” ujar IPTU  Ady Akhyat kepada Suara Sumsel News, kemarin.

Menurut Ady, saat perampokan terjadi,  Fauzi masuk ke rumah pelaku lewat pintu belakang dengan cara merusak pintu belakang. Saat itu Fauzi merusak pintu rumah korban dengan pisau bergagang hijau. Setelah gembok rumah terlepas, pintunya pun terbuka. Saat itulah pelaku masuk ke rumah tersebut.

“Ia membongkar pintu kamar korban dengan pisau tersebut. Akhirnya pelaku mengambil brankas di lemari yang berisi uang sejumlah Rp 60 juta. Setelah itu pelaku langsung kabur,” ujar Ady.

Pelaku Fauzi langsung membawa kabur uang tersebut ke Palembang untuk digunakan berfoya-foya. Karena laporan korban, Fauzi segera ditangkap di rumah pacarnya.

Barang-barang bukti yang disita polisi antara lain, satu unit sepeda motor Honda Beat hitam, brankas hitam, obeng bergagang hitam, pisau bergagang hijau, celana jins merek “bonboji”, tas warna hitam, satu unit HP Colpad serta uang sebesar Rp. 10.800.000.

Semua barang bukti yang disita itu, digunakan Fauzi untuk meluluskan aksi kriminalnya. Selain perampokan ini, pelaku juga terlibat dalam perkara pencurian lain, berupa penjambretan mas di Desa Sungsang lll.

Atas peristiwa itu, kata Ady, tersangka dikenakan  Pasal 363 ayat 1, 3, 4 dan 5 KUHP pidana. “Setelah kita sidik, pelaku akan dihadapkan persidangan. Setelah penyelidikan selesai, kasusnya akan kita limpahkan ke jaksa penuntut umum (JPU),” pungkasnya. (*)

Peliput : Temi Jen Husni
Editor   : Anto Narasoma
Print Friendly, PDF & Email
loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed